Belajar ArcGIS 10 – Attribut (1)

Semua program aplikasi Sistem Informasi Geografis menggunakan attribut fitur untuk menghasilkan informasi dan memanipulasi tampilan. Tanpa data yang tersimpan dalam attribut fitur, maka data tersebut tidak memiliki arti yang banyak karena hanya memberikan informasi bentuk fitur saja. Semua operasi editing fitur harus selalu mempertimbangkan faktor attribut fitur yang diedit, terlebih pada beberapa perintah yang dapat menyebabkan perubahan attribut.

Dalam ArcMap terdapat 2 pilihan akses pengelolaan attribut:

  • Tabel attribut layer. Tabel ini dapat diakses baik dalam mode editing maupun dalam mode biasa. Di dalam mode biasa, editing yang dilakukan sangat terbatas sehingga umumnya hanya digunakan untuk preview attribut sebelum diedit.
  • Kotak dialog Attributes. Kotak dialog ini dapat diakses melalui tool Attributes yang terdapat pada toolbar editor. Tool ini hanya aktif dalam mode editing dan hanya memperlihatkan attribut fitur yang terpilih.

1. Tabel Attribut Layer

Tabel attribut adalah tabel yang menampilkan data-data yang terdapat dalam fitur dan dapat diakses baik dalam mode editing maupun dalam mode biasa.

Melihat dan menutup tabel attribut layer

  • Dalam Table of Content klik kanan nama layer yang hendak dilihat attributnya
  • Dari daftar menu yang tampil, pilih Open Attribut Table.
  • Selanjutnya akan tampil Tabel Attribut Layer.
  • Untuk menutup Tabel attribut, klik icon Close ( ) yang terdapat pada sudut kanan atas tabel.

Komponen tabel attribut layer

Tabel attribut menampilkan data layer serupa dengan worksheet atau tabel dimana record data diperlihatkan dalam arah mendatar (baris) sedangkan Field diperlihatkan dalam arah vertikal (kolom). Sel adalah bagian terkecil dari tabel attribut. Pada tabel attribut data spasial, 1 record mewakili 1 fitur, jadi menghapus 1 record dalam tabel sama berarti juga menghapus fitur yang diwakili oleh record tersebut. Demikian juga pada saat pembuatan fitur baru pada layer, record dalam tabel ini akan bertambah dengan sendirinya. 1).   Layer Indicator, menampilkan informasi nama layer yang sedang ditampilkan attribut-attributnya.

2).   Record Tool, digunakan untuk navigasi record secara cepat

3).   Show Record Tool, digunakan untuk membatasi tampilan record dalam tabel.

4).   Editing Status, memperlihatkan status editing tabel. Icon pensil ( ) pada indikator menunjukkan tabel yang berada dalam status editing.

5).   Record Selection Indicator, memperlihatkan jumlah record yang terpilih diantara total record yang ada.

6).   Cell Context Menu, diakses dengan melakukan klik kanan pada sel.

7).   Option Button

8).   Option Menu, diakses dengan cara melakukan klik pada Option Button.

9).   Field Context Menu, diakses dengan melakukan klik kanan pada judul kolom (Field).

10). Field Header, Judul kolom. Klik kiri untuk memilih 1 kolom.

11). Record Header, Klik kiri untuk memilih 1 record, klik kiri sambil menyeret  untuk memilih banyak record. Tombol Ctrl dapat dipergunakan untuk pemilihan banyak record.

12). Identify menu, menampilkan informasi record dalam kotak dialog Identify. Menu ini diakses dengan melalui klik kanan pada Record Header.

Membatasi field yang tampil dalam tabel attribut

Seringkali field yang terdapat dalam tabel attribut terlalu banyak sehingga menyulitkan untuk melihat isinya. Pembatasan field yang ditampilkan dalam tabel attribut layer dapat diatur dalam kotak dialog Layer Properties pada tab Fields. Bagian ini juga berguna untuk melihat tipe-tipe Field yang terdapat dalam tabel. Berilah tanda centang  pada nama field yang ingin ditampilkan.

Menambah field attribut

  • Pada tabel attribut Klik Option, selanjutnya pilih Add Field. Perintah ini hanya aktif pada saat tidak dalam mode editing. Bila tombol Option tidak terlihat, cobalah untuk memperbesar window tabel dengan cara menyeret sisi window tersebut.
  • Pada Kotak dialog yang muncul isikan parameter yang dibutuhkan, kemudian klik OK.

  • Field kemudian ditambahkan pada tabel.

Menghapus Field Attribut

  • Arahkan pointer ke Judul Field yang hendak dihapus hingga Icon pointer berubah menjadi icon selector ( ) kemudian klik kanan. Field Context menu kemudian tampil.
  • Pilih menu Delete. Perintah ini hanya aktif pada saat tidak dalam mode editing.

 

  • Pada kotak konfirmasi, pilih YES untuk menghapus field. Field yang telah dihapus tidak dapat dimunculkan kembali.

 

  • Field selanjutnya dihapus dari tabel attribut.
  • Jika dengan cara tersebut diatas tidak berhasil, dapat digunakan tool “Delete field” yang terdapat di ArcToolbox. Cara paling mudahnya yaitu dengan mengetikkan “Delete field” pada jendela “Search”. Maka akan muncul pilihan, yang salah satunya adalah “Delete Field (Data Management)”. Klik pada judul toolnya, maka akan muncul jendela “Delete Field”.
  • Pada “Input Table” masukkan shapefile yang akan dihapus fieldnya.
  • Pada “Drop field” centang (v) nama field yang akan dihapus. Kemudian klik “OK” maka field akan terhapus.

 

3 pemikiran pada “Belajar ArcGIS 10 – Attribut (1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s